PKS Dramaga

Kiprah Wasto, Terus Berkomitmen Membangun Kabupaten Bogor

01/14/2024

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Wasto S Hut sudah tak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Bgoor. Saat berusia 35 tahun, ia sudah menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Dramaga, Ciampea, Tenjolaya, Cibungbulang, Pamijahan dan Rumpin dan di usia 37 tahun menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor. Sepak terjangnya yang dekat dan peduli dengan rakyat membuat popularitasnya melejit dan membuatnya masuk bursa bakal Calon Bupati Bogor.

Pemilu 2014, ia  terpilih kembali menjadi Anggota DPRD dari Daerah pemilihan 4. Ia diamanahi menjadi, ketua Komisi 4 yang membawahi masalah Pendidikan, Kesehatan, Keagamaan, Kepemudaan dan Kesra. Salah satu sepak terjangnya adalah memperjuangkan dan mengawal anggaran pendidikan di Kabupaten Bogor sehingga tembus 39% dari total APBD melampaui amanah Undang-undang minimal 20 %. Meningkatkan honor daerah guru non PNS dan operator sekolah, termasuk dana hibah rehabilitasi ruang kelas untuk 200 SMP swasta se-Kabupaten Bogor.

Wasto yang juga bagian dari keluarga Matlaul Anwar Kabupaten Bogor, memperjuangkan dan merevisi Perda wajib diniyah agar pendidikan madrasah semakin hidup dan terperhatikan. Ia juga Mendorong terealisasinya masjid besar di setiap kecamatan, termasuk Masjid Besar AnNuur di Kecamatan Dramaga. Dalam bidnag kesehatan, ia memperjuangkan anggaran kesehatan sehingga sesuai dengan amanah undang-undang minimal 10 % total APBD. Ada PR yang masih mengganjal bagi Wasto terkait Universal Health Coverage (UHC), dimana pemerintah daerah menjamin semua orang mempunyai akses terhadap layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan, dengan mutu yang memadai dan menjamin bahwa layanan tersebut tidak menimbulkan kesulitan financial penggunanya.

Dalam hal kepemudaan, Wasto juga menggagas Perda tentang kepemudaan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Pemuda yang berperan sebagai kekuatan moral, agen perubahan, kontrol social harus difasilitasi di antaranya dengan anggaran yang memadai melalui regulasi.

Wasto sangat peduli dengan konstituen di daerah pemilihannya. Selama Sembilan tahun  ia memperjuangkan jalan lingkar Dramaga (JLD) sampai dengan terealisasinya bahkan tandatangan APBD sempat tertunda untuk memastikan JLD bisa terwujud, hal tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi Wasto. Selain itu ia juga memperjuangkan pembangunan jembatan Cikuluwung Kecamatan Pamijahan. Jembatan yang sangat vital menghubungkan antar desa di Kecamatan Pamijahan, Desa Ciasihan – Gunungsari dan kantor kecamatan. Wasto juga memperjuangkan peningkatan jalan lingkungan/ jalan desa untuk 20 Desa di daerah pemilihanya.

Dalam bidang kesehatan, ia kut mengadvokasi dan meperjuangan pengadaan tanah dan pembangunan Puskesmas Babakan- Cikarawang, peningkatan pelayanan rawat inap Puskesmas Dramaga di Desa Ciherang, pengadaan tanah serta pembangunan Puskesmas Kecamatan Tenjolaya dan Pembangunan Puskesmas Pamijahan.

Wasto pada pemilu 2019, oleh struktur PKS ditugaskan sebagai Caleg DPR RI. Tapi takdir berkata lain, ia tidak lolos ke senayan sebagai anggota DPR RI. Namun oleh struktur partai ia tugaskan sebagai Tenaga Ahli Anggota DPR RI angota Komisi X dari Fraksi PKS Dapil Kabupaten Bogor yaitu Habib Fahmy Alaydroes. Selama mendampingi Habib Fahmy hingga sekarang, Wasto ikut  mengawal program-program advokasi seperti Program Indonesia Pintar (PIP) yang sudah terealisasi sebanyak 80 ribu siswa/siswi se-Kabupaten Bogor dan beasiswa KIP Kuliah sejumlah 1500 mahasiswa asal Kabupaten Bogor.

Pada pemilu 2024 ini, Wasto yang menjabat Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bogor, kembali ditugaskan sebagai Calon anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan 4 nomor urut 1. 

Wasto merupakan alumnus Institut Pertanian IPB Fakultas Kehutanan dan saat ini sedang merampungkan tugas akhir Pasca Sarjana di Universitas Ibnu Khaldun Bogor mengambil Manajemen Pendidikan. la pernah berpengalaman mengajar di SMA Tarbiyatul Falah KecamatanTenjolaya. la juga pernag dipercaya mengajar mata kuliah Pendidikan Agama Islam di IPB.

Saat kuliah la mondok di Pesantren Mahasiswa Al Inayah Dramaga binaan pesantren Ulil Albab pimpinan Prof. KH. Didin Hafidhuddin. Mengenyam kuliah di Lembaga Studi Islam Shalahuddin Kota Bogor.

Jangan lupa tanggal 14 Februari 2024, datang ke TPS. Tunaikan Hak Pilih Anda, Pilihan anda menentukan Indonesia kedepan

Tulisan ini pernah tayang di Tadar Bogor dengan judul  “Wasto, S.Hut, Tiada Henti berkiprah untuk rakyat”

Leave a Comment